
UNZAH Genggong kembali menunjukkan komitmen pengabdian masyarakat melalui kegiatan pisah kenang mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris dan Tahfidzul Qurโan di Pondok Pesantren Mirqotul Ulum, Desa Liprak Kulon, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo. Acara ini dihadiri langsung oleh Rektor UNZAH Assoc. Prof. Dr. Abd. Aziz Wahab, B.A., M.Ag. sebagai bentuk dukungan penuh terhadap penguatan pendidikan pesantren dan pengembangan mahasiswa.
Dua mahasiswa pengabdian, Nur Hidayati dan Siti Syuaibah, menyelesaikan masa tugas mereka setelah mengikuti serangkaian program pembelajaran, pendampingan santri, serta kegiatan keagamaan yang terintegrasi dengan kurikulum pesantren. Acara juga dihadiri Pengasuh Pondok, KH. Moh. Khazin Irsyad, dan Ketua Yayasan Mirqotul Ulum, Gus Nanang Hudan Dardiri, S.Pd, bersama seluruh kepala sekolah dan tenaga pendidik yayasan.
Tujuan Pengabdian: Penguatan Keilmuan dan Karakter Santri
Rektor UNZAH menegaskan bahwa pengabdian mahasiswa bukan sekadar program rutinitas, tetapi bagian dari upaya memperkuat silsilah keilmuan antara pesantren dan kampus. Mahasiswa diminta untuk menjadikan doa dan tawassul sebagai pembiasaan sebelum pembelajaran agar nilai spiritual tetap menjadi fondasi utama dalam proses belajar.
Selain itu, mahasiswa juga berperan dalam mendidik santri agar menjadi pribadi berprestasi, tawaduk, dan berakhlak, sesuai karakter pendidikan pesantren. Pengabdian ini diharapkan melahirkan sinergi positif antara teori kampus dan praktik lapangan melalui interaksi langsung bersama para santri.
Prestasi Tahfidz Santri Mirqotul Ulum
Pondok Pesantren Mirqotul Ulum menjadikan hafalan Al-Qurโan sebagai pondasi utama pendidikannya. Pada semester ganjil ini, sebanyak 78 santri telah mencapai hafalan minimal Juz 30, dengan rincian:
- MI : 28 santri
- MTs : 24 santri
- MA : 32 santri
Capaian ini dihasilkan dalam kurun waktu empat bulan, menunjukkan kualitas pendidikan tahfidz yang kuat dan terarah.
Pengembangan Kurikulum Salafiah dan Nasional
Ke depan, yayasan menargetkan penguatan manajemen pembelajaran dengan memadukan kurikulum nasional dan kurikulum salafiah. Program ini akan menata ulang sistem pembelajaran agama agar menghasilkan santri dengan kemampuan keilmuan di atas rata-rata serta tetap memiliki akar tradisi pesantren.
Rektor UNZAH Genggong Probolinggo, Assoc. Prof. Dr. Abd. Aziz Wahab, B.A., M.Ag. sebagai Pembina Yayasan Mirqotul Ulum, menyampaikan dukungan penuh terhadap seluruh pengembangan tersebut. Beliau menegaskan bahwa UNZAH siap terlibat dalam peningkatan mutu pendidikan melalui kerja sama berkelanjutan, pendampingan kurikulum, dan penyediaan tenaga akademik.
Penghargaan untuk Pengasuh Pesantren
Sebagai bentuk penghormatan, Rektor UNZAH Genggong Probolinggo memberikan penghargaan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Mirqotul Ulum sebagai madrasah binaan Universitas Islam Zainul Hasan Genggong. Penghargaan ini menjadi bentuk dukungan kampus terhadap penguatan mutu pendidikan, pengembangan tradisi ilmiah, serta pembinaan generasi Qurโani di lingkungan Mirqotul Ulum.
๐ Lokasi UNZAH Genggong:
Jl. Raya Panglima Sudirman No.360, Semampir, Kec. Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur 67282
๐ Informasi Pendaftaran Mahasiswa Baru UNZAH Genggong Probolinggo (Klik disini)
๐ฒ Ikuti Media Sosial Resmi:
๐ Website (Klik disini)
โถ๏ธ YouTube (Klik disini)
๐ธ Instagram (Klik disini)
๐ Facebook (Klik disini)
๐ต TikTok (Klik disini)
๐ฌ Kaskus (Klik disini)
๐ผ LinkedIn (Klik disini)
