
Probolinggo, 04 Juni 2026 – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMPS PAI) UNZAH Genggong menyelenggarakan kegiatan Ngaji Bareng bertajuk “Transformasi Pendidikan Agama Islam di Era Digital: Tantangan dan Peluang Generasi Z” pada Kamis, 4 Juni 2026. Kegiatan berlangsung di Aula KH. Moh. Hasan, Universitas Islam Zainul Hasan Genggong, dan diikuti oleh 160 mahasiswa angkatan 2024 dan 2025.
Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ketua Program Studi PAI hadir langsung membuka rangkaian seminar tersebut. Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Kampus, serta doa bersama. Sambutan disampaikan secara berturut-turut oleh Ketua Panitia Adelia (mahasiswa 4A PAI), Ketua HMPS PAI, dan Ketua Program Studi PAI.
Dua narasumber kompeten tampil mengisi sesi materi inti. Dr. Ahmad Zamroni, SS. M.Pd. MA, dan Dr. Ahmad Khumaidi, M.Pd.I, menyampaikan gagasan mendalam seputar tantangan dunia pendidikan Islam di tengah arus digitalisasi. Keduanya menyoroti fenomena VUCA, krisis moral generasi muda, kesenjangan belajar, serta pergeseran nilai dan mindset di kalangan pelajar masa kini.
Dr. Ahmad Khumaidi menegaskan bahwa guru PAI di era sekarang tidak boleh terbatas pada peran sebagai penyampai ilmu. Guru perlu bertransformasi menjadi fasilitator, inovator kreatif, pembuat konten dakwah yang menarik, sekaligus teladan moral di dunia nyata maupun dunia maya. Ia juga mengingatkan bahwa era digital membawa peluang besar bagi kemajuan Pendidikan Agama Islam apabila teknologi dimanfaatkan dengan bijak dan bertanggung jawab.
Sesi diskusi berlangsung aktif dan interaktif. Peserta mengajukan pertanyaan kritis, mulai dari perkembangan teknologi AI yang berpotensi menggantikan peran guru, orientasi mahasiswa yang dinilai cenderung mengejar ijazah semata, hingga cara menyeimbangkan penggunaan teknologi dengan kehidupan spiritual. Para narasumber merespons setiap pertanyaan dengan pendekatan yang terbuka, kontekstual, dan berbasis nilai keislaman.
Melalui Ngaji Bareng ini, mahasiswa calon guru PAI memperoleh wawasan baru tentang cara memanfaatkan teknologi dan AI untuk mengajar secara lebih menarik dan interaktif. Selain itu, mereka juga mendapat pembekalan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, serta literasi digital keagamaan yang valid. Kegiatan ditutup dengan penguatan dan pesan motivasi dari para narasumber.
Program Studi PAI Fakultas Tarbiyah UNZAH Genggong berharap kegiatan seperti ini terus mendorong lulusan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap memegang teguh nilai-nilai pesantren dan keislaman sebagai fondasi moral dan karakter keilmuan mereka.
📌 Informasi Pendaftaran Mahasiswa Baru UNZAH Genggong Probolinggo (Klik disini)
📲 Ikuti Media Sosial Resmi:
🌐 Website (Klik disini)
▶️ YouTube (Klik disini)
📸 Instagram (Klik disini)
📘 Facebook (Klik disini)
🎵 TikTok (Klik disini)
💼 LinkedIn (Klik disini
