
Probolinggo, 11 Juni 2026 – Pascasarjana UNZAH Genggong Probolinggo menggelar dua kegiatan Review Kurikulum Tahun Akademik 2026–2027 secara berturut-turut, yakni untuk Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (S2 PAI) pada Senin (8/6/2026) dan Program Studi Magister Hukum Keluarga Islam (S2 HKI) pada Selasa (9/6/2026), keduanya bertempat di Lantai IV Gedung Pascasarjana.
Kedua kegiatan ini menegaskan komitmen UNZAH Genggong dalam menyempurnakan kurikulum agar selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan masyarakat, dunia kerja, serta regulasi pendidikan tinggi terkini.
Review Kurikulum S2 PAI
Dr. H. Imam Bukhori selaku Direktur Pascasarjana memimpin kegiatan ini bersama Prof. Dr. Ahmad Fauzi selaku Wakil Direktur. Dr. Ainur Rofiq Sofa, Ketua Program Studi S2 PAI, memaparkan langsung pengembangan kurikulum yang mencakup penyelarasan capaian pembelajaran lulusan, struktur mata kuliah, penguatan riset, publikasi ilmiah, pemanfaatan teknologi pembelajaran, dan penguatan kompetensi profesional lulusan.
Dr. Irzak Yuliardy Nugroho turut memberikan masukan konstruktif terkait penguatan kurikulum berbasis capaian pembelajaran lulusan dan kebutuhan stakeholder.
“Kurikulum harus terus diperbarui agar mampu menjawab tantangan pendidikan masa kini dan masa depan. Pascasarjana UNZAH berkomitmen menghadirkan kurikulum yang adaptif, inovatif, serta tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kepesantrenan,” ujar Dr. Imam Bukhori.
Prof. Ahmad Fauzi menekankan pentingnya integrasi antara penguasaan keilmuan, teknologi, dan penguatan karakter dalam penyusunan kurikulum.
Review Kurikulum S2 HKI
Sehari setelahnya, Dr. Imam Bukhori kembali memimpin kegiatan serupa bersama Dr. Irzak selaku Ketua Program Studi S2 HKI. Prof. Ahmad Fauzi, Dr. Ainur Rofiq Sofa, Dr. Imam Syafii, dan Dr. Ahmad Muzakki turut hadir memberikan masukan strategis untuk penyempurnaan kurikulum.
Dr. Irzak menjelaskan bahwa review kurikulum berfokus pada penyelarasan profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan (CPL), struktur mata kuliah, serta penguatan kompetensi penelitian dan publikasi ilmiah mahasiswa.
“Kami ingin memastikan bahwa kurikulum S2 HKI UNZAH mampu menjawab kebutuhan zaman, baik dalam aspek akademik maupun profesional, sehingga lulusan memiliki daya saing dan kontribusi nyata bagi pengembangan hukum keluarga Islam,” jelasnya.
Peserta diskusi membahas penguatan kajian hukum perkawinan, kewarisan, mediasi keluarga, hukum keluarga kontemporer, maqāṣid al-syarī’ah, metodologi penelitian hukum Islam, integrasi teknologi pembelajaran, serta penguatan implementasi Outcome-Based Education (OBE).
“Kurikulum yang baik harus mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan hukum keluarga Islam melalui pendekatan akademik yang kuat dan berbasis riset,” ungkap Prof. Ahmad Fauzi.
Komitmen Berkelanjutan
Melalui dua kegiatan review kurikulum ini, UNZAH Genggong menegaskan langkah strategisnya dalam melakukan inovasi akademik dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi Islam. Hasil review diharapkan memperkuat posisi Program Studi S2 PAI dan S2 HKI sebagai program unggulan yang kompetitif, sekaligus mencetak lulusan profesional, inovatif, dan berkontribusi bagi pengembangan pendidikan serta hukum Islam di tingkat nasional maupun internasional.


📌 Informasi Pendaftaran Mahasiswa Baru UNZAH Genggong Probolinggo (Klik disini)
📲 Ikuti Media Sosial Resmi:
🌐 Website (Klik disini)
▶️ YouTube (Klik disini)
📸 Instagram (Klik disini)
📘 Facebook (Klik disini)
🎵 TikTok (Klik disini)
💼 LinkedIn (Klik disini)
